Wanareja - Sebagai upaya menumbuhkan minat generasi milenial dalam usaha pertanian, sebanyak 30 siswa SMP Negeri 1 Wanareja mengikuti kegiatan Agro Eduwisata tahap 1 tahun 2021. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, dimulai Senin (20/12/2021) serta Rabu (22/12/2021) bertempat di Kampus 2 SMK Negeri 1 Wanareja. Program kegiatan Agro Eduwisata terselenggara atas kerja sama SMP Negeri 1 Wanareja dengan SMK Negeri 1 Wanareja khususnya Program Keahlian Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH).
Giat dimulai Senin pagi dengan pemaparan materi tentang agribisnis tanaman pangan dan holtikultura, khususnya dalam budidaya tanaman cabai rawit serta budidaya jagung hibrida. Sebagai narasumber serta pendamping dalam pemaparan materi yakni siswa-siswi Program Keahlian Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH) SMK Negeri 1 Wanareja. Para peserta yang terdiri dari siswa penggerak, pengurus OSIS serta perwakilan kelas dari SMP Negeri 1 Wanareja diajarkan bagaimana cara budidaya tanaman agribisnis dengan cara modern. Usai menerima materi klasikal dikelas, kegiatan dilanjutkan dengan praktek memanen cabai rawit serta jagung dilahan milik SMK Negeri 1 Wanareja. Berbekal pengetahuan yang didapat, siswa nampak antusias dan bersemangat mempraktekan cara memamanen, memilih dan memilah cabai serta jagung yang sudah siap panen.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan awal dalam serangkaian kegiatan yang diprogramkan oleh kami, khususnya program studi ATPH di SMK Negeri 1 Wanareja. Kami mencanangkan program eduwisata sebagai program unggulan, langkah ini merupakan upaya untuk mengedukasi serta mengajak generasi muda agar mau serta antusias dalam berbisnis dibidang pertanian. Seperti yang kita ketahui saat ini, banyak anak muda yang sudah tidak mau bertani karena dianggap pekerjaan yang ketinggalan jaman. Berbekal latar belakang tersebut, maka kami mengajak para generasi muda, dimulai dari siswa SMP yang notabanenya adalah generasi milineal bahwa bertani itu bisa menyenangkan serta merupakan prospek usaha yang menghasilkan, jika dikelola dengan cara-cara yang benar,” kata Bapak Muhammad Iswan, S.P Waka Sarpras SMK Negeri 1 Wanareja yang ditemui Jurnalis WNO disela-sela kegiatan.
Dikesempatan yang sama Ibu Amin Kusumawati, S.P selaku kepala program studi ATPH menjelaskan, “Agro Eduwisata merupakan program unggulan SMK Negeri 1 Wanareja yang ditetapkan dengan berbagai pertimbangan, dengan melihat berbagai aspek diantaranya SDM, alat serta penunjang kegiatan belajar mengajar yang kita miliki. Sasaran program ini diantaranya siswa SMP, karena mereka inilah yang nantinya akan menjadi generasi penerus khusunya dibidang pertanian. Kalau kita lihat sekarang-sekarang ini banyak anak muda yang tidak tertarik untuk bertani, dengan program ini kita memperkenalkan bahwa bidang pertanian saat ini sudah maju. Dengan mengaplikasikan berbagai tekhnologi modern, bertani akan menyenangkan, mudah dan hasilnya lebih produktif. Contoh pengaplikasian teknologi, kita bisa menggunakan smartphone dalam menentukan lahan yang akan kita tanami, dengan mengukur tingkat kelembaban, ketinggian serta faktor-faktor lain yang mempengaruhi dalam bertani, kita bisa menentukan jenis tanaman yang cocok diaplikasikan dilahan tersebut. Selain itu dalam pengolahan lahan juga kita bisa menggunakan berbagai alat-alat modern yang sangat membantu.” Bersambung di halaman berikutnya...
Lanjutkan Membaca l Halaman Berikutnya














